Kapan Indonesia Bebas ROKOK

Kapan Indonesia Bebas ROKOK ? ya ? kapan kah itu ? iya kapan ? kapan bang ? kapan lae ? kapan cuy ? walah kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ? kapan ?????

Nah dari pertanyaan diatas pastinya ada jawabannya ? Sebelum dijawab mari kita riview beberapa informasi.


ada argument :
bang, rokok kan juga salah satu sumber devisa negara


Saya kutip dari blog begini bunyinya

http://www.pandji.com/rokok/

Industri rokok penting untuk ekonomi Indonesia? Coba dibaca baik baik tulisan yang saya dapatkan dari ylki.or.id
  • industri tembakau hanya memberikan kontribusi sebesar 1 persen dari total output nasional dan menduduki peringkat ke-34.
  • Sedangkan dari sumbangan terhadap lapangan kerja pada tahun yang sama (2007) industri rokok hanya menduduki peringkat ke-48, sedangkan pertanian tembakau menduduki peringkat ke-30 diantara 66 sektor.
  • Secara nasional, jumlah tenaga kerja industri tembakau dan petani cengkeh adalah kurang dari 2 persen  dari jumlah pekerja di semua sektor.
  • Sedangkan dari upah yang diterima, pekerja industri tembakau menduduki peringkat ke-37 dengan rata-rata upah Rp 662.000 perbulan. Upah buruh tersebut sama sekali tidak menjamin mobilitas vertikal ekonomi para buruh, karena hanya cukup untuk biaya makan. Seharusnya terdapat studi lebih lanjut untuk melihat berapa belanja iklan perusahaan dibandingkan dengan biaya untuk upah buruh. Komparasi ini akan menjadi penting guna melihat bagaimana industri rokok membelanjakan pendapatannya.
  • Sementara petani tembakau pendapatannya lebih rendah lagi, yaitu Rp 81.397 per bulan. Dari upah yang sangat rendah tersebut dapat diketahui bahwa petani tembakau dari jaman Belanda hingga sekarang relatif stagnan status ekonominya, selalu dalam kemiskinan struktural.
  • Selain itu, nilai kompetitif tembakau dengan produk pertanian lainnya juga dipertanyakan, karena sekarang ini hasil pertanian produk pangan seperti beras, jagung dan kedelai, sawit, kopi dan sebagainya sedang tinggi-tingginya di pasar dunia.
  • Dari sisi penerimaan negara dari cukai rokok. Dengan menerapkan cukai rokok sebesar 37 persen, Indonesia masuk dalam kategori terendah nomor 2 dalam hal cukai, hanya lebih tinggi sedikit dari Kamboja yang mematok 20 persen. Sedangkan dalam Undang Undang Cukai Indonesia menetapkan batas cukai maksimal sebesar 57%. Sementara rata-rata cukai gobal adalah 65%, artinya dengan cukai maksimal di Indonesia masih berada dibawah rata-rata global. Bandingkan dengan Thailand yang sudah memasang cukai sebesar 63 persen, atau Singapura yang bercukai hampir 90 persen.
Dari studi tersebut dapat dilihat bahwa industri rokok bukanlah industri yang secara signifikan dapat menyejahterakan rakyat Indonesia. Bahkan pertumbuhan industri rokok tersebut harus dibayar mahal oleh rakyat Indonesia berupa semakin tingginya biaya kesehatan masyarakat dengan perkiraan mencapai Rp 81 trilyun per tahun (TCSC IAKMI UI).

dari fakta tambahan lagi yang saya baca :

Perusahaan rokok di Indonesia banyak yang merupakan perusahaan Amerika dan Inggris. Sementara di Amerika dan Inggris sendiri masyarakatnya sudah dilarang keras untuk merokok. 

Nggak percaya? Baca sendiri di sini. Coba bayangkan,  Amerika menjual kepada Indonesia dengan gencar produk yang oleh negaranya sendiri sudah ditinggalkan. Tidakkah itu membuat masyarakat Indonesia jadi tampak bodoh? 


Yakin ga dibodohin ? yakin lu ? elu ? lu ? lu ? lu ?


nah coba dihitung - hitung lah :
1 bungkus Rokok = Rp. 10.000-
1 hari = 1 bungkus
1 bulan 30 bungkus.

30 X 10.000 = 300.000

wah lumayan kalau ditabung.



Dari share teman saya di facebook juga menampilkan bungkus rokok di luar kayak beginian



A : Yakin ga ngeri ?
B : Yakin, merokok ga merokok, ntar mati juga.
A : waah... *simple amat yak hidupnya*


Saya pernah mendengar percakapan 2 orang perokok, yang satu menasehatkan yang lain, begini :

X : gimana anak mu, udah mendingan ?
Z : Alhamdulillah pak, berangsur2 membaik.
X : nanti usahakan jangan merokok didekat anak mu. Kasihan itu kan racun.
Z : oo.. gitu ya pak


*Dalam hati gue, busettt.., ternyata kesehatan selain anaknya tidak diperdulikan*



Ironis memang, dan begitulah kenyataannya. semuanya saling berkaitan:
- Jika rokok mau di stop, nah para petani tembakau mau hidup gimana ?
- Para buruh di pabrik2 rokok mau kerja apa, makan apa ?

ya ya ya ya, saya pun bukan membeci orang - orang Perokok (kebanyakan orang terdekat juga, teman baik

Kami sebagai perokok pasif sangat sayang dengan kalian, yang kami benci sifat perokok kalian itu. jadi cuman bisa ngingetin. Ntar salah lagi klo ngelarang2..
emang lu Sapa ? bapak gue ? :D
*bapak gue aja perokok* weeks :P
plaks *tepuk jidad*

Adapun yang dihadapin untuk berhenti rokok adalah candu nya itu, kebiasaan merokok, lingkungan merokok dsb.

*sambil mengelus dada* yaaah...

coba anda saksikan video ini dulu deh

 


nah gimana ? dari pertanyaan awal ? kapan ?
ya mulailah dari kita, lingkungan kita, dan orang sekitar kita.
yuk.. berhenti merokok yukk !!!

No comments:

Post a Comment